KESBANGPOL GANDENG KPP PRATAMA DALAM ACARA SOSIALISASI APLIKASI CORETAX BERSAMA PARPOL

Wonosari (13/1) bertempat di Ruang Rapat Bakesbangpol Kabupaten Gunungkidul Badan Kesatuan Bangsa dan Politik mengadakan sosialisasi aplikasi Coretax dengan sasaran peserta dari 8 partai politik penerima bantuan keuangan parpol tahun 2025.Pada kesempatan tersebut hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunungkidul Drs Wahyu Nugroho,M.Si, Sekretaris Badan, Nurudin Araniri,S.Pt,M.E, Kepala Bidang Poldagri dan Ormas Sumarto, S.Pd,M.M Perwakilan KPP Pratama Gunungkidul dan Perwakilan dari 8 Partai Politik yaitu PDIP, Gerindra, Demokrat, PKB, PKS, Nasdem, Golkar dan PAN.

Dalam Sambutannya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik  menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan usulan dari partai politik yang berkaitan dengan penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bantuan Keuangan Partai Politik, yang akan diperiksa oleh Badan Keuangan Republik Indonesia ( BPK RI ). Dimana Laporan Pertanggungjawaban Bantuan Keuangan Partai Politik ini paling lambat tanggal 31 Januari 2026.

Selanjutnya materi disampaikan oleh Perwakilan KPP Pratama Gunungkidul beliau Ibu Yuli menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan fitur, fungsi, serta manfaat aplikasi Coretax sebagai sistem inti administrasi perpajakan yang baru. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses registrasi, pelaporan, pembayaran pajak, hingga pengelolaan data perpajakan secara digital dan terpusat.

Beliau juga menyampaikan bahwa penerapan Coretax diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara lebih efektif, efisien, dan transparan. Selain itu, sistem ini juga dirancang untuk meningkatkan kualitas data serta pengawasan perpajakan.

Para peserta sosialisasi terlihat antusias mengikuti kegiatan, terutama saat sesi pemaparan teknis dan tanya jawab. Banyak pertanyaan diajukan terkait mekanisme penggunaan aplikasi, keamanan data, serta tahapan implementasi Coretax ke depan. Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh wajib pajak dapat lebih siap menghadapi perubahan sistem perpajakan digital dan turut mendukung terciptanya administrasi perpajakan yang modern, akuntabel, dan berkelanjutan.

Previous TONGKAT KEPEMIMPINAN KESBANGPOL BERPINDAH, WAHYU NUGROHO RESMI JABAT KEPALA BADAN

Leave Your Comment